Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

LIPUTAN 2

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rakyat sedang galau di berbagai lapisan menanti perhatian pemerintah dan negara RI yang keberpihakan kerakyatnya bagaikan mimpi disiang bolong pribahasa.

Sangat sangat disayangkan disituasi rakyat yang merana malah berbagai kementerian minta tambahan anggaran, aneh bin ajaib memang negara kita ini mestinya, Presiden negara wajib mengupayakan bahan pokok sembako terjangkau dipasaran bukan kini petani menjerit suhu ekstrim air susah, petani menjerit pengangguran membengkak, sarjana pada menganggur lapangan pekerjaan susah pengangguran membengkak, mestinya kementerian yang membidangi apapun bergerak bekerja sesuai peranannya agar rakyat hidup sejahtera, petani bahagia anak bangsa bersuka ria bukan berduka cita sedih berkepanjangan, berpendidikan sarjana saja susah cari kerja apalagi hanya tamatan SMA SMEA SMK MA MtS bahkan SD, bagaimana nasib negara ini 10 tahun ke depan apakah mungkin negara kita ini akan menjadi negara bar bar, entah lah yang pasti tetap kita inginkan Presiden H Prabowo Subianto agar stop tambahan anggaran kepada kementerian mending dananya untuk pelatihan proyek pengairan pertanian perkebunan dllnya “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH Pakar Ekonomi Internasional, Hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advokates menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak onlen berkaitan berlomba lomba kementerian lembaha badan negara mengajukan kenaikan anggaran kepada Presidd melalui kementerian keuangan RI dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 6/9/2026 via telpon selulernya.

DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN

Seperti tidak berpikir sehat di mana meluas kemiskinan masyarakat saat ini. Semua lembaga dan kementrian minta naik anggaran.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH sangat prihatin dengan pola pikir krue di kapal negara ini. Para Lembaga dan Kementrian minta naik anggaran. Tidak bisa di sangkal bahwa akan bisa menambah hutang negara atau menghantam kantong masyarakat via macam macam praktek kebijakan baru.

Padahal harapan masyarakat para krue elite perahu NKRI di atas bisa membebaskan kemiskinan masyarakat dan bukan menciptakan proyek baru memiskinkan masyarakat.

Semua makin mahal kebutuhan masyarakat dan tidak ada yang mampu para pemimpin dari semua lembaga dan kementrian di atas sana mengambil kebijakan yang menolong rakyat.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH kepada media menyampaikan : Pertanyaannya apakah mereka semua waras !!!

Kemendikdasmen, pagu anggaran Rp61,10 triliun. Usulan tambahan Rp157,76 triliun.

– Mahkamah Agung, pagu anggaran Rp19,34 triliun. Usulan tambahan Rp7,9 triliun.

– Komisi Yudisial, pagu anggaran Rp201,09 miliar. Usulan tambahan Rp31,3 miliar.

– Komisi Pemilihan Umum, pagu anggaran Rp4,68 triliun. Usulan tambahan Rp78,3 miliar.

Komisi Pemberantasan Korupsi, pagu anggaran Rp1,4 triliun. Usulan tambahan Rp774,3 miliar.

– Badan Narkotika Nasional, pagu anggaran Rp1,4 triliun. Usulan tambahan Rp5,05 triliun.

– Komnas HAM, pagu anggaran Rp94,23 miliar. Usulan tambahan Rp99,3 miliar.

– Komnas Perempuan, pagu anggaran Rp39,30 miliar. Usulan tambahan Rp14,9 miliar.

– Kementerian Hukum, pagu anggaran Rp3,4 triliun. Usulan tambahan Rp837,18 miliar.

– Kementerian Kehutanan, pagu anggaran Rp8,69 triliun. Usulan tambahan Rp4,68 triliun.

Basarnas, pagu anggaran Rp1,56 triliun. Usulan tambahan Rp2,16 triliun.

– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pagu anggaran Rp2,52 triliun. Kebutuhan anggaran Rp4,64 triliun, jadi terdapat backlog senilai Rp2,12 triliun.

Ini akan ada lagi menyusul anggaran yang pasti minta di naikkan.

Masyarakat miskin saat ini yang sulit bisa makan dan sulit mendapatkan pekerjaan sangat banyak.

Tetapi semakin tidak ada lapangan usaha dan peluang pekerjaan untuk masyarakat
Bila pejabat selalu meminta anggaran dinaikan tetapi rakyat susah mendapatkan ruang usaha.

Apa perlu para pejabat yang wanprestasi di pecat oleh rakyat.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocates Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Universitas Pronass

Berita Terkait

Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
Aktivis Nasional: Putusan Pengadilan Tak Membuktikan Budi Arie Terlibat dalam Perkara Judi Online
Pengamat sebut Pembentangan Bendera Identitas di Samarinda adalah Aspirasi, Bukan Otomatis Gerakan Separatis
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol Tuai Sorotan, PW GP Al Washliyah DKI Minta Penjelasan
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah
Samsuri Calon Presiden RI 2029, Idola Rakyat Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Senin, 8 Juni 2026 - 17:04 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:28 WIB

Polda Aceh Didesak Usut Tuntas Dugaan Operasi Ilegal PT Hopson yang Meresahkan Warga

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:41 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:23 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:53 WIB

Negara Terlihat Kalah oleh Modal? Aktivitas PT Hopson Disebut Tetap Hidup di Balik Plang Larangan Pemerintah

Berita Terbaru

BOGOR

Ketua Umum AKPERSI Pimpin Orasi di Depan Polres Bogor

Selasa, 13 Okt 2026 - 20:01 WIB